Jember,beritajatim.site – Sebanyak 1.275 siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2026 resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD berpangkat Prajurit Dua (Prada). Pelantikan berlangsung dalam Upacara Penutupan Dikmata Infanteri di Lapangan Hitam Secaba Rindam V/Brawijaya, Sumbersari, Kabupaten Jember, Rabu (9/9/2026).
Upacara dipimpin Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. Hadir dalam kegiatan tersebut Wadan Rindam V/Brawijaya Kolonel Inf Fendri Navyanto Raminta, Komandan Secaba Rindam V/Brawijaya Letkol Inf Yunif Risa Putra, serta sejumlah tamu undangan.
Prosesi penutupan pendidikan diawali dengan pembacaan pernyataan resmi penutupan pendidikan dan surat keputusan. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pelantikan para Tamtama, penerimaan medali dan ijazah, pengucapan sumpah prajurit, serta penandatanganan berita acara penyumpahan.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang dibacakan Kasdam V/Brawijaya, disampaikan ucapan selamat kepada 19.114 mantan siswa di seluruh jajaran TNI AD yang telah menyelesaikan pendidikan dan resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD.
Menurut Kasad, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kesungguhan, kedisiplinan dan kerja keras para prajurit selama menjalani pendidikan. Keberhasilan itu juga tidak terlepas dari peran lembaga pendidikan serta doa dan dukungan orang tua.
Kasad juga menegaskan bahwa pembangunan kekuatan TNI AD terus dipacu, termasuk melalui pembentukan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP). Para prajurit tidak hanya disiapkan untuk melaksanakan tugas pertempuran, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung percepatan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Peran tersebut, terutama diperlukan di wilayah perbatasan maupun daerah yang memiliki tingkat kerawanan tertentu. Karena itu, kepercayaan yang diberikan negara harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan amanah.
Kepada para Tamtama Remaja, Kasad berpesan agar pendidikan selama dua bulan dijadikan sebagai bekal awal untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Disiplin, kehormatan diri serta nama baik satuan harus senantiasa dijaga.
“Pelantikan bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” demikian pesan Kasad dalam amanatnya.
Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada para prajurit, penghargaan bagi mantan siswa berprestasi, pengalungan medali, penyerahan piagam serta foto bersama.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan demonstrasi keterampilan yang diperagakan para Tamtama Remaja sebagai gambaran hasil pendidikan dan pembinaan yang telah mereka jalani selama mengikuti Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026.
