Menu

Mode Gelap

Entertainment · 12 Feb 2026 15:00 WIB ·

Menelusuri Legenda Duek Poteh Banyu Ates dan Sosok Angkeh di Sampang Madura


 Menelusuri Legenda Duek Poteh Banyu Ates dan Sosok Angkeh di Sampang Madura Perbesar

Sampang, Madura,beritajatim,site – Di tengah perkembangan zaman modern, sebagian masyarakat mulai melupakan kisah-kisah lama yang dulu hidup dari mulut ke mulut. Salah satunya adalah legenda “Duek Poteh Banyu Ates”, sebuah cerita rakyat yang dipercaya berasal dari wilayah Sampang, Madura.

Dalam bahasa Madura, duek poteh banyu ates secara harfiah dapat dimaknai sebagai “duduk putih di atas air,” yang oleh sebagian sesepuh diartikan sebagai simbol kesucian, kesaktian, atau kemampuan spiritual tinggi seseorang yang mampu “menguasai” air.

Legenda ini berkaitan dengan seorang tokoh sepuh yang dikenal dengan nama Angkeh.

Ia disebut sebagai sosok yang sangat disegani masyarakat Sampang pada masa lampau. Menurut cerita lisan, Angkeh memiliki kesaktian luar biasa dan kebijaksanaan dalam memimpin serta membimbing masyarakat.

Salah satu kisah paling terkenal menyebutkan bahwa Angkeh pernah menyebrangi lautan menuju Pulau Jawa dengan menunggang ikan suro (ikan hiu besar). Perjalanan tersebut bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan dipercaya sebagai simbol kekuatan spiritual dan keberanian menghadapi tantangan zaman.

Walaupun belum ditemukan catatan tertulis resmi mengenai kisah ini, cerita tentang Angkeh dan Duek Poteh Banyu Ates tetap hidup dalam tradisi tutur sebagian masyarakat tua di Sampang. Nilai yang terkandung di dalamnya meliputi:

Keberanian dan keteguhan hati
Kebijaksanaan seorang pemimpin
Kekuatan spiritual dan kesucian niat

Hubungan manusia dengan alam (laut sebagai simbol kehidupan)
Seiring berjalannya waktu, generasi muda semakin jarang mendengar kisah ini.

Oleh karena itu, para pemerhati budaya Madura mendorong agar cerita-cerita rakyat seperti legenda Angkeh dapat didokumentasikan sebagai bagian dari warisan budaya tak benda.

Legenda ini bukan sekadar cerita mistis, tetapi juga cerminan identitas dan kearifan lokal masyarakat Madura, khususnya Sampang.(Luq)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peringati Hari Raya Idul Adha SMA Negeri 5 Jember Berbagi Qurban Daging Sapi dan Kambing

31 May 2026 - 05:29 WIB

SMK Teknologi Balung Menggelar Tasyakuran Kelulusan Angkatan Ke – 55 Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026

24 May 2026 - 07:57 WIB

Dugaan Pengeroyokan Sadis di Sidoarjo, Tim Globalindo: Jangan Ada Mafia Hukum Lindungi Pelaku

16 May 2026 - 03:41 WIB

SMKN 5 Jember Luluskan 789 Kelulusan Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026

13 May 2026 - 18:18 WIB

Polres Probolinggo Kota Amankan 9 Tersangka Pengedar Sabu

6 May 2026 - 18:10 WIB

Letkol Juni Fitriyan Komandan Yonif 509, Bangga Atas Prajurit Ksatria Condromowo Lolos Seleksi Diktuba TNI AD Gel.II TA 2026

19 April 2026 - 10:07 WIB

Trending di Nasional