Sidoarjo,beritajatim.site — Proyek pavingisasi di Kelurahan Gebang, RT 01 dan RT 02 RW 01, Kecamatan Sidoarjo, menuai kecaman dari masyarakat. Warga menilai hasil pekerjaan tidak layak digunakan karena banyak paving yang retak dan kualitas pengerjaan dinilai kurang maksimal.
Selain itu, warga juga menyoroti para pekerja yang tidak menggunakan alat keselamatan kerja.( APD) K3 saat melakukan pengerjaan proyek, sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan.24,12,2025.

Sekretaris Desa Gebang, Erna Sukowati, saat dikonfirmasi awak media bersama warga RT 01 RW 01, menjelaskan bahwa pengerjaan proyek tersebut memang belum sepenuhnya selesai. Ia menyebutkan bahwa proyek pavingisasi ini direncanakan rampung hingga akhir tahun 2025.
“Untuk wilayah RT 02 ke arah selatan memang masih belum selesai dikerjakan,” ujarnya.

Sekretaris kelurahan Gebang (Erna Sukowati) berharap pekerjaan ini cepat selesai karna dikalah hujan air masuk kerumah warga setempat dan untuk dinas terkait agar mengecek tentang pekerjaaan ini karna pekerjaan ini sempet terhenti Ter sendat sendat dan berganti kuli ujarnya.
Warga juga mengeluhkan paving di RT 01, khususnya yang belum difungsikan secara maksimal. Kondisi tersebut menyebabkan genangan air karena saluran belum berfungsi dengan baik, sehingga paving harus diangkat kembali.
Menurut warga, sejak Senin, 24 Juni lalu, kondisi ini menghambat mobilitas masyarakat, baik di RT 01 maupun RT 02, terutama bagi kendaraan yang melintas.
Warga berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi dan perbaikan agar proyek pavingisasi dapat memberikan manfaat sesuai dengan harapan masyarakat.(Luqman)











