Menu

Mode Gelap

Entertainment · 17 Apr 2026 23:03 WIB ·


 Perbesar

Sidoarjo 16,04,2026,beritajatim.site-Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Milik Pemerintah Daerah se-Indonesia (Perbamida) tahun 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Hotel Aston Sidoarjo pada Jumat (17/4), dengan dihadiri 105 perwakilan BPR dari berbagai daerah di Indonesia.

Rakernas dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dan dirangkaikan dengan seminar nasional.

 

Turut hadir Plh. Sekda Sidoarjo Ainur Rahman, Ketua Umum DPP Perbamida Sofia Nurkrisnajati Atmaja, Kabiro Perekonomian Setdaprov Jatim Aftabuddin Rijaluzzaman, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan.

Dalam sambutannya, Emil Dardak menegaskan bahwa BPR milik pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Ia mendorong agar BPR terus meningkatkan profesionalisme serta memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.

“BPR Pemda adalah mitra tepercaya masyarakat di daerah.

Meski pemerintah pusat telah menggulirkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), kebutuhan permodalan di tingkat lokal masih sangat besar,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-BPR daerah.

Menurutnya, BPR tidak seharusnya saling bersaing, melainkan saling menguatkan melalui pertukaran pengalaman, peningkatan kualitas SDM, serta pengelolaan risiko yang lebih baik.

 

Sementara itu, Plh.
Sekda Sidoarjo Ainur Rahman menyampaikan bahwa Kabupaten Sidoarjo memiliki praktik tata kelola BPR yang dapat menjadi contoh nasional.

Salah satunya melalui program Kredit Usaha Daerah (Kurda) yang dijalankan oleh BPR Delta Artha Sidoarjo dengan bunga rendah sebesar 2 persen per tahun.

Program tersebut menjadi bagian dari 14 program unggulan kepala daerah dan dinilai mampu mendorong pertumbuhan UMKM secara signifikan.

“Kami berharap praktik-praktik baik seperti ini dapat diadopsi oleh daerah lain demi meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM,” katanya.

Ketua Umum DPP Perbamida, Sofia Nurkrisnajati Atmaja, menegaskan bahwa Rakernas bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk merumuskan langkah konkret dalam memperkuat peran BPR di daerah.

Menurutnya, dari total 210 anggota BPR milik Pemda di Indonesia, sebanyak 105 di antaranya hadir dalam Rakernas ini.

Peserta berasal dari berbagai wilayah, mulai dari Aceh, Ternate, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali.

Sofia menilai kekuatan utama BPR Pemda terletak pada kedekatannya dengan kearifan lokal.

Oleh karena itu, pendekatan layanan keuangan harus disesuaikan dengan karakteristik UMKM di
masing-masing daerah.

“Keberhasilan program seperti Kurda di Sidoarjo diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menghadirkan inovasi serupa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Perbamida akan terus mendorong sinergi antara BPR dengan BUMD lainnya guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kolaborasi menjadi kunci agar kontribusi daerah terhadap perekonomian nasional semakin kuat,” pungkasnya.(Luqwong)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peringati Hari Raya Idul Adha SMA Negeri 5 Jember Berbagi Qurban Daging Sapi dan Kambing

31 May 2026 - 05:29 WIB

SMK Teknologi Balung Menggelar Tasyakuran Kelulusan Angkatan Ke – 55 Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026

24 May 2026 - 07:57 WIB

Dugaan Pengeroyokan Sadis di Sidoarjo, Tim Globalindo: Jangan Ada Mafia Hukum Lindungi Pelaku

16 May 2026 - 03:41 WIB

SMKN 5 Jember Luluskan 789 Kelulusan Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026

13 May 2026 - 18:18 WIB

Polres Probolinggo Kota Amankan 9 Tersangka Pengedar Sabu

6 May 2026 - 18:10 WIB

Letkol Juni Fitriyan Komandan Yonif 509, Bangga Atas Prajurit Ksatria Condromowo Lolos Seleksi Diktuba TNI AD Gel.II TA 2026

19 April 2026 - 10:07 WIB

Trending di Nasional